Nabiku Tercinta
Dalam sejarah terdapat suatu masa yang disebut 'Zaman Jahiliyah' . Pada masa ini, di Jazirah Arab, manusia menyembah berhala, terus-menerus minum khamr, dan berjudi. Yang kuat dianggap benar, wanita diperjualbelikan layaknya barang dagangan, dan bayi perempuan dikubur hidup-hidup. Bukan hanya Jazirah Arab, tetapi seluruh dunia terbenam dalam kegelapan. Asia, Afrika, dan Eropa pun tidak berbeda keadaannya. Tentu saja, meskipun sedikit jumlahnya, ada manusia berakal sehat yang merasa terganggu dan tidak senang dengan keadaan ini, mereka berdoa kepada Allah Yang Maha Esa dan memohon agar masa kegelapan ini segera berakhir. Allah Ta'ala yang Maha Penyayang kepada manusia, sebagaimana telah mengutus banyak nabi kepada umat manusia di berbagai zaman dan wilayah geografis yang berbeda-beda, juga menugaskan Nabi terakhir dan Rasul, yaitu Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam, sebagai nabi terakhir untuk menerangi kegelapan ini.

Sallallahu Alaihi Wa’Sallam
Suatu hari Jabir bin Abdullah, seorang Sahabat Nabi, bertanya: "Wahai Rasulullah! Apa yang pertama kali diciptakan Allah sebelum semua makhluk?" Beliau menjawab: "Sebelum menciptakan yang lain, terlebih dahulu Allah menciptakan cahaya nabimu. Saat itu belum ada lauh mahfuz, pena, malaikat, langit, bumi, matahari, bulan, bintang, jin, maupun manusia…"
Books
Surat Al-Anbiya (21/107)
“Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh semesta alam.”
















